Mahasiswa STIAMi Lolos Pendanaan P2MW Lewat Inovasi Kuliner “Bun & Bean”

Inovasi cita rasa kopi dan roti buatan mahasiswa STiAMI menarik perhatian pemerintah hingga berhasil meraih pendanaan dari Program P2MW 2025.

Kelompok yang beranggotakan empat mahasiswa STIAMI berhasil lolos program Pendanaan Program Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Mereka mengusung usaha kuliner bernama “Bun & Bean”, yang berfokus pada perpaduan antara roti dan kopi lokal berkualitas.

Pengarahan dan edukasi dari kampus bekasi STIAMI kepada tim Bun & Bean setelah dinyatakan lolos program P2MW 2025


Tim Bun & Bean terdiri dari empat mahasiswa Program Studi Manajemen Komunikasi dan logistic yang memiliki ketertarikan pada bidang wirausaha kuliner. Melalui inovasi rasa dan konsep fresh bake mereka ingin memperkenalkan gaya hidup produktif dan hangat melalui sajian kopi dan roti buatan sendiri. Dalam proposal yang diajukan, kelompok ini mengusung misi untuk Memanfaatkan bahan lokal dan menciptakan produk yang ramah lingkungan. Ide tersebut berhasil menarik perhatian dewan penilai P2MW karena dianggap kreatif dan berkelanjutan.

“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mohammad Kevin, ketua tim Bun & Bean.

Melalui program P2MW, tim Bun & Bean berencana memperluas jangkauan produknya ke pasar digital. Harapannya, usaha ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi di bidang kewirausahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *